Habitat Tumbuhan Mahoni

Habitat tumbuhan mahoni - Pohon selalu hijau dengan tinggi antara 30-50 cm. Kulit berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, menggelembung dan mengelupas setelah tua. Daun bertandan dan menyirip yang panjangnya berkisar 35-50 cm, tersusun bergantian, halus berpasangan, 4-6 pasang tiap daun, panjangnya berkisar 0-18 cm. Bunga kecil berwarna putih, panjang 10-20 cm, malai bercabang.


gambar habitat tanaman mahoni 2016


Deskripsi Buah dan Benih

Buah: kering merekah, umumnya berbentuk kapsul bercuping 5, keras, panjang 12-15 (-22) cm, abu-abu cokelat, halus. Bagian luar buah mengeras, ketebalan 5-7 mm bagian dalam lebih tipis. Di bagian tengah mengeras seperti kayu, berbentuk kolom dengan 5 sudut yang memanjang menuju ujung. Buah akan pecah mulai dari ujung atau pangkal pada saat masak dan kering. Biji menempel pada kolumela melalui sayapnya, menginggalkan bekas yang nyata setelah benih terlepas. Umumnya setiap buah terdapat 35-45 biji.  Benih: cokelat, lonjong padat, bagian atas memanjang melengkapi menjadi sayap, panjangnya mencapai 7.5-15 cm dengan extensive air spaces. Biji disebarkan oleh angin, jumlah biji 1800-2500 per kg.


Syarat Tumbuh

Mahoni dapat tumbuh dengan subur di pasir payau dekat dengan pantai dan menyukai tempat yang cukup sinar matahari langsung. Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang mampu bertahan hidup di tanah gersang sekalipun. Walaupun tidak disirami selama berbulan-bulan, mahoni masih mampu untuk bertahan hidup. Syarat lokasi untuk budidaya mahoni diantaranya adalah ketinggian lahan maksimum 1.500 meter dpl, curah hujan 1.524-5.085 mm/tahun, dan suhu udara 11-36C. Untuk informasi lainnya seputar mahoni bisa membaca artikel sebelumnya yaitu manfaat pohon mahoni dan cara pembibitannya

0 komentar

Posting Komentar